Penyakit Angin Duduk, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobatinya

By | June 20, 2017

Apa Penyakit Angin Duduk Itu?

Penyakit Angin Duduk, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobatinya – Penyakit angin duduk atau angina adalah istilah yang digunakan untuk nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Angin duduk termasuk ke dalam gejala penyakit arteri koroner. Angin duduk sering digambarkan sebagai kondisi dada seperti diperas, ditekan, atau dada terasa penuh, dan terasa nyeri.

Penyakit Angin Duduk, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobatinya

www.bosgamat.com – Lama tidaknya serangan angin duduk pada setiap orang berbeda-beda. Hal ini harus diketahui dikarenakan boleh jadi anda memiliki riwayat penyakit lain seperti penyakit jantung koroner. Untuk memastikannya, apakah gejalanya sama persis seperti penyakit angin duduk pada umumnya ata ada gejala lain yang anda sendiri baru merasakannya. Karena penyakit angin duduk biasanya akan hilang dalam beberapa saat.

Baca juga: Penyebab Dan Gejala Penyakit Disentri

Angin duduk bersifat mendadak dan menyerang penderitanya secara tiba-tiba. Nyeri pada dada adalah salah satu tanda dari gejala pada penderita angin duduk. Selain itu, nyeri yang dialami penderita angin duduk kemungkinan bisa menjalar sampai ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung. Gejala lainnya yang sering dikeluhkan oleh penderita angin duduk adalah:

  • Nyeri dada atau ketidaknyamanan
  • Nyeri di lengan, leher, rahang, bahu atau punggung disertai nyeri dada
  • Mual
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Pusing

Penyebab Penyakit Angin Duduk

Angin duduk disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Darah membawa oksigen yang dibutuhkan oleh otot jantung, Bila otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen, itu menyebabkan kondisi yang disebut iskemia.

Penyebab paling umum dari berkurangnya aliran darah ke otot jantung adalah penyakit arteri koroner (CAD). Arteri koroner disebabkan oleh penyepitan pembuluh darah arteri ke jantung, penyepitan dapat disebabkan oleh plak. Plak juga dapat timbul karena tingginya kadar kolesterol jahat dalam darah.

Apabila plak tersebut menyumbat pembuluh darah arteri maka jantung akan kekurangan pasokan darah yang kaya oksigen. Akibatnya anda akan mengalami beberapa gejala angin duduk. Dan ini lebih sering terjadi pada saat pasokan oksigen ke jantung meningkat, misalnya saat sedang berolahraga.

Jenis-Jenis Penyakit Angin Duduk

Angin Duduk Stabil

Angin duduk stabil biasanya dipicu oleh aktivitas fisik seperti saat menaiki tangga, berolahraga atau berjalan. Kondisi tersebut membuat jantung menuntut untuk mrmompa lebih banyak darah, tapi keadaan otot yang menyempit akan lebih sulit untuk mendapatkan cukup darah. Selain aktivitas fisik, faktor lain, seperti stres emosional, suhu dingin, makanan berat dan merokok, juga bisa mempersempit pembuluh darah arteri dan memicu angin duduk. Beberapa ciri dari angin duduk stabil adalah:
-Biasanya bisa diprediksi dan rasa sakitnya biasanya mirip dengan jenis nyeri dada sebelumnya yang pernah dialami.
-Berlangsung sebentar
-Dapat diatasi dengan istirahat atau dengan obat-obatan

Baca juga: Bahaya Penyakit Wasir Atau Ambeien

Angin duduk tidak stabil

Angin duduk tidak stabil dipicu oleh timbunan lemak atau pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung. Tidak seperti angin duduk stabil, nyeri akibat angin duduk tidak stabil akan tetap ada walau penderita sudah berisitirahat dan mengonsumsi obat.  Jika dibiarkan, serangan angin duduk tidak stabil bisa berkembang menjadi serangan jantung. Beberapa karakteristik dari penyakit angin duduk tidak stabil adalah:

-Terjadi secara mendadak bahkan saat istirahat
-Biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama dari angin duduk stabil, mungkin selama 30 menit
-Tidak seperti angin duduk stabil yang dapat hilang dengan istirahat
-Angin duduk tidak stabil merupakan tanda penyakit serangan jantung

Angin duduk varian (angin duduk Prinzmetal).

Angin duduk varian dapat disebut juga sebagai angin duduk Prinzmetal. Angin duduk varian disebabkan oleh kejang pada arteri koroner dimana pembuluh darah arteri menyempit secara sementara. Penyempitan ini mengurangi aliran darah ke jantung dan menyebabkan rasa sakit pada dada. Jenis angin duduk ini dapat terjadi bahkan saat sedang beristirahat. Walaupun begitu, gejala angin duduk ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat-obatan.

Penyakit Angin Duduk, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobatinya

Apa Saja Faktor Risiko Terkena Penyakit Angin Duduk?

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena angin duduk, beberapa diantaranya adalah:

Merokok Paparan asap rokok dalam jangka panjang dapat merusak dinding arteri termasuk arteri ke jantung. Inilah yang dapat memungkinkan untuk pembentukan kolesterol di pembuluh darah arteri ke jantung. Sehingga dapat tersumbat dan mengakibatkan angin duduk atau jantung koroner. Baca juga: Faktor penyebab serangan jantung

Diabetes – Diabetes merupakan suatu kelainan yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi cukup insulin. Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh pankreas, insulin berperan sebagai kunci untuk mencerna glukosa menjadi energi. Penyakit diabetes dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner, yang menyebabkan angin duduk dan serangan jantung dengan mempercepat aterosklerosis. Baca juga: Cara mengobati diabetes kering

Tekanan darah tinggi – Jika aliran darah terhalang, jantung akan makin kuat memompa dan meningkatkan tekanan agar darah tersebut dapat mengalir. Jika ini terus terjadi, maka tekanan tinggi tersebut dapat merusak dinding arteri atau menyebabkan pengerasan pada pembuluh tersebut. Baca juga: Cara menurunkan tekanan darah tinggi

Kadar kolesterol darah tinggi – Kolesterol merupakan faktor utama yang dapat mengakibatkan pembuluh darah arteri menyempit, termasuk pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Tingginya lemak darah atau kolesterol dalam darah dapat meningkatkan risiko angin duduk dan serangan jantung. Baca juga: Bahaya akibat kolesterol tinggi

Faktor usia – Pria yang berusia diatas 45 tahun memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan dengan pria dibawah usia tersebut. Begitupun dengan wanita yang memiliki usia diatas 55 memiliki risiko lebih besar daripada wanita yang berusia dibawahnya.

Jarang olahraga – Orang yang jarang olahraga berisiko terkena angin duduk karena akan rentan terhadap obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes, yang akhirnya akan meningkatkan risiko terjadinya angin duduk.

Kelebihan berat badan (Obesitas) – Obesitas meningkatkan risiko angin duduk dan penyakit jantung karena dikaitkan dengan kadar kolesterol darah tinggi, tekanan darah tinggi dan diabetes.

Stres – Stres dapat meningkatkan risiko angin duduk dan serangan jantung. Terlalu banyak beban fikiran, atau seringa emosian juga bisa menaikkan tekanan darah. Lonjakan hormon yang dihasilkan selama stres bisa mempersempit arteri dan memperburuk angin duduk.

Bahaya Angin Duduk Dan Komplikasinya

Nyeri dada yang diakibatkan oleh angin duduk dapat berakibat pada terganggunya aktifitas sehari-hari seperti kesulitan berjala atau perasaan tidak nyaman. Tidak hanya itu, komplikasi yang menakutkan dapat terjadi pada penderita angin duduk yaitu berupa serangan jantung. Beberapa hal yang harus diperhatikan dari komplikasi ini adalah mengenali gejala-gejala serangan jantung itu sendiri. Berikut beberapa gejala serangan jantung akibat angin duduk:

  • Dada berasa ada tekanan, kepenuhan atau nyeri yang meremas.
  • Nyeri menjalar ke luar dada ke bahu, lengan, punggung, atau bahkan ke gigi dan rahang
  • Tingkat nyeri dada yang sering
  • Rasa sakit yang berkepanjangan di perut bagian atas
  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Pingsan
  • Mual dan muntah

 

Cara Mencegah Angin Duduk Dengan Perubahan Gaya Hidup Sehat

Perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi bahkan mencegah angin duduk. Perubahan gaya hidup dapat anda lakukan jika angin duduk masih stabi atau ringan. Untuk penyakit angin duduk yang parah sangat dianjurkan untuk melakukan perubahan gaya hidup yang lebih baik. Perubahan gaya hidup tersebut seperti:

  • Berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengontrol kadar gula darah anda agar kadar gula darah stabil dan terbebas dari diabetes
  • Hindari kelelahan yang berlebih
  • Hindari makanan besar
  • Hindari stres dapat dilakukan dengan berjalan rekreasi bersama keluarga
  • Mengkonsumsi makanan sehat seperti memperbanyak makan biji-bijian, buah dan sayuran
  • Mengobati penyakit yang dapat meningkatkan risiko angin duduk, seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol darah tinggi.
  • Selebihnya anda dapat mengkonsultasikannya ke dokter untuk penanganan lebih baik

Baca juga:
Obat herbal diabetes
Obat herbal tekanan darah tinggi
Obat herbal kolesterol tinggi

Jika perubahan gaya hidup tidak dapat mempengaruhi angin duduk menjadi lebih baik, maka diperlukan beberapa pengobatan. Obat-obatan yang membantu untuk mwengurangi gejala angin duduk seperti nitrat, aspirin, statin, ranolazine (ranexa), dan obat pencegah luka seperti clopidogrel (Plavix), prasugrel (Effient) dan ticagrelor (Brilinta). Dapat membantu mengatasi angin duduk, Tapi sebelumnya periksakanlah diri ke dokter agar tim dokter dapat mendiagnosis lebih lanjut mengenai angin duduk yang anda derita.

Cara Mengobati Penyakit Angin Duduk

Cara mengobati angin duduk dapat dilakukan dengan berbagai jenis obat. Dan salah satu pengobatan angin duduk terbaik yang alami dan tanpa efek samping adalah obat herbal Qnc Jelly Gamat, obat herbal ini sangat disarankan untuk dipilih untuk menyembuhkan penyakit termasuk penyakit angin duduk. Obat herbal Qnc Jelly Gamat adalah obat yang bersifat organik atau alami, sama seperti tubuh kita. Obat herbal murni diambil dari saripati tumbuhan atau hewan yang mempunyai manfaat untuk pengobatan, tanpa ada campuran bahan kimia buatan (sintetis). Penyakit angin duduk atau penyakit berat lainnya sangat disarankan untuk menggunakan obat herbal. Klik DISINI untuk info selengkapnya!

Artikel terkait

Temukan kami di sosial media: Facebook / Twitter / Google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *